Telah datang kembali bulan yang dinanti. Satu bulan yang sangat istimewa bagi kami, ummat nabi Muhammad SAW. Keberkahan demi keberkahan muncul setiap hari seakan menjadi konsumsi rutin di bulan suci ini. Mulai sahur hingga waktu berbuka menjelang, rasanya hati ini senantiasa terjaga jika dibandingkan dengan hari-hari biasa di luar bulan Ramadhan. Juga kebersahajaan dari masyarakat yang menjalani (maupun yang tidak menjalani) ibadah wajib puasa di bulan ini pun turut mewarnai indahnya Ramadhan. Suasana yang ada juga ikut berperan. Toleransi yang kuat oleh saudara lain yang tidak menjalani juga kian terasa. Banyak toko makanan tutup atau memberlakukan sebuah perlakuan khusus kepada konsumennya di siang hari. Di malam harinya, banyak warga yang mendapatkan berkah melalui usaha mereka. Mulai dari ‘pasar kaget’ Ramadhan hingga paket-paket yang menarik untuk berbuka puasa di beberapa sudut rumah makan.

Ramadhan juga identik dengan momen sillaturahim. Bayangkan, berapa banyak SMS ucapan terkirim dan diterima dari satu ponsel ke ponsel lain, di Mailing List, bahkan di Facebook, situs jejaring sosial yang banyak digandrungi manusia bumi akhir-akhir ini. Dari mulai rekan seprofesi yang setiap hari bertemu hingga saudara jauh atau teman yang sudah lama tidak bertutur kabar. Ini seakan menjadi semangat tersendiri untuk menjalani ibadah shaum untuk satu bulan lamanya. Acara berkumpul juga sering sekali diadakan oleh banyak komunitas. Entah itu berkumpul untuk buka bersama, melakukan bakti sosial, acara pengajian, pesantren kilat, ataupun sahur bersama. Untuk acara buka bersama, mungkin telah menjadi acara yang wajib diadakan di bulan Ramadhan ini. Maka tak heran jika dalam satu bulan penuh Ramadhan, bisa jadi berulang kali melakukan kegiatan tersebut ke berbagai tempat dan komunitas. Seiring dengan itu, menjadi harapan juga untuk semakin mengeratkan persaudaraan yang telah ada.

Ah, Ramadhan memang sudah menjadi kebahagiaan dan keberkahan tersendiri bagi siapa saja itu, baik yang menjalani maupun yg tidak menjalaninya. Banyak pihak yang diuntungkan dengan datangnya bulan ini. Ramadhan memang penuh berkah. Ada limpahan ampunan dan rahmat yang mengalir bagi siapa saja yang berhasil mendapatkan kenikmatan dalam menjalani ibadah-ibadah di dalamnya. Belum lagi semangat untuk bertadarus dan melakukan qiyamul lail di malam harinya. Mendengarkan seorang yang sedang tilawah saja sudah menjadi pahala. Bahkan, membahagiakan hati dalam menyambutnya juga sudah menjadi suatu kebaikan tersendiri. Dan Allah SWT pasti akan membahagiakan siapa saja yang bahagia di bulan suci itu. Itu janji-Nya.

Maka itu, kawan, jangan sampai kita menyia-nyiakan satu bulan Ramadhan ini dengan sesuatu yang tidak berguna. Sayang sekali jika hal itu terjadi, lebih-lebih kalau kita sendiri sudah meniatkannya baik sadar maupun tidak. Hati kita harus mendapatkan nutrisi yang banyak di bulan ini. Bulan ini harus bisa menjadi bulan ‘pelatihan’ bagi jasmani dan rohani kita. Syukur-syukur bisa mentargetkan sesuatu yang baik di bulan ini, seperti yang ditargetkan salah satu teman saya untuk bisa menambah hafalan surat dan memperoleh suatu posisi yang diidam-idamkan di perusahaan tempat dia bekerja. Hal ini mengingatkan saya, ketika untuk pertama kalinya saya diamanahkan mata pencaharian ini tepat pada bulan Ramadhan tahun lalu. AlhamduliLlah. Semoga berkah.

Akhirnya dengan segenap kerendahan hati, saya dan seluruh keluarga mengucapkan selamat membahagiakan hati dalam menyambut bulan Ramadhan. Semoga kita semua diberikan kekuatan, kekhusyu’an dan kelancaran dalam menjalaninya sehingga imbalan berkah senantiasa kita terima dari Allah, Sang Penguasa Alam Semesta ini. Mohon maaf untuk segala kesalahan dan kekhilafan saya dan atas apa yang pernah saya tulis di media blog ini. ‘Afwan.

Marhaban Yaa Ramadhan, Marhaban Yaa Kariim..

Tags:

3 Responses to “Kala Ramadhan Tiba..”

  1. 1nd1r4 Says:

    Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga lebih baik dari tahun kemarin. Amiin

  2. marshmallow Says:

    dion, udah lebaran nih.
    mana tulisan tentang idul fitri?
    maaf lahir dan batin, taqabbalallahu minna wa minkum.

    udah lama banget nggak sowan ke rumah dion ini. pakabar, adinda?

  3. si Dion Says:

    ^1nd1r4. Selamat menjalankan ibadah puasa sunah jg ya mbak.. hehe (kan Ramadhannya udah usai)
    ^Uni Mallow. Hehe.. lama tak bersua, Un. Mohon maap lahir batin ya..
    Alhamdulillah kabar baik, Kakanda. Smoga Uni jg baik-baik saja disana..

Leave a Comment