Menarik, ketika saya menemukan tulisan ini pada buku Model Manusia Muslim Abad XXI karya Ust. M. Anis Matta. Dan sepertinya sayang jika tidak saya bagi disini untuk bisa diseksamai oleh kita semua:
* * * * * * *
Berikut ini adalah kualifikasi manusia muslim yang dirancang untuk mengemban misi peradaban Islam. Setiap orang harus melalui tiga tangga untuk mengaktualisasikan Islam dalam berbagai dimensi kehidupan kita.
1. AFILIASI
Afiliasi adalah memahami dengan baik alasan kita memilih Islam sebagai agama dan jalan hidup. Di sini, kita memasuki sesuatu dan ada kecenderungan terhadap sesuatu, yaitu wilayah nilai Islam. Proses tersebut melahirkan tiga komitmen:
a. Komitmen akidah/ideologi Islam
Kita memahami satuan-satuan ajaran Islam sebagai sistem dan tatanan kehidupan sehingga mampu membaca dan memahami berbagai peristiwa dan masalah kehidupan dalam kaca mata Islam. Hal ini membentuk cara kita merasa.
b. Komitmen metodologi/syariah
Kita menjadikan Islam sebagai akhlak dan perilaku sehari-hari sebagai pribadi, keluarga, masyarakat dan pekerja. Di sini, satuan-satuan kebenaran yang sudah kita yakini dan pahami betul-betul tergambar secara menyeluruh. Hal ini membentuk cara kita berpikir.
c. Komitmen sikap/akhlak
Inilah tahap iman dan amal saleh. Satuan-satuan kebenaran yang sudah kita yakini dan pahami itu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Ini merupakan penjelmaan dari apa yang kita pikirkan dan rasakan. Hal ini membentuk cara kita bersikap/berakhlak.
Tahap afiliasi merupakan tahap diri kita untuk menjadi saleh secara pribadi.
2. PARTISIPASI
Disini, kita mendistribusikan kesalehan pribadi kepada orang lain agar terjadi kesalehan secara sosial. Namun, partisipasi yang kita inginkan haruslah partisipasi integral yang mengakar pada emosi kita. Oleh karena itu beberapa hal yang perlu kita miliki dalam tahap partisipasi ini, yaitu sebagai berikut:
a. Sense-in-group
Yaitu keterlibatan dengan kaum muslimin, merasa bagian dari kaum muslimin yang membentuk ukhuwah dan ruhama (orang-orang yang saling menyayangi) dan memiliki rasa keprihatinan yang tinggi terhadap masalah-masalah kaum muslimin. Disini kaum muslimi mempunyai kepekaan yang tinggi terhadap saudaranya.
b. Memiliki sejumlah pengetahuan sosial humaniora yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat
Tujuannya adalah agar keterlibatan kita dilakukan secara sadar, terarah, dan dewasa. Salah satu ilmu tersebut yang saait ini amat penting untuk dikuasai adalah pengetahuan cara berkomunikasi. Kata Imam Bukhari, “Berilmulah sebelum beramal!”.
c. Mengetahui dan menguasai peta dan medan lingkungan sosial budaya tempat kita hidup
Tujuannya adalah agar kita tahu cara memasuki dan mengubah masyarakat kita ke arah Islam.
Di sini kita menjadi dai.
3. KONTRIBUSI
Kontribusi adalah kita harus memilih satu bidang spesialisasi ilmu atau profesi yang kita yakini dapat menjadi expert dan unggul. Kita tidak akan menjadi segalanya dan tidak akan pernah sanggup melakukan segalanya. Kemampuan kita terbatas. Oleh karena itu, sebagai kontributor, kita haruslah mengetahui di mana titik kekuatan kita. Kemudian berikan karya terbaik kita kepada Islam sebagai persembahan yang setulus-tulusnya kepada Islam dan umatnya.
Dalam hal ini diusulkan empat bidang kontribusi berikut ini.
a. Bidang pemikiran/ilmiah (pemikir/ilmuwan)
b. Kepemimpinan
c. Profesional/profesi
d. Finansial
Di sini kita menjadi mujahid.
* * * * * * *
Nah, kawan, menjadi saleh pribadi, menjadi dai, kemudian kita menjadi mujahid, itulah intinya jika kita ingin digolongkan sebagai pribadi muslim yang berkualitas di abad ini. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
Kita sama-sama berjuang yaa.. ![]()
Tags: afiliasi, Anis Matta, Buku, kontribusi, Manusia muslim abad 21, partisipasi






July 19th, 2009 at 4:24 am
Amiin, semoga kita bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama dan sesama
August 10th, 2009 at 7:28 am
aku juga suka buku itu kak, selamat kk sudah membacanya
August 17th, 2009 at 6:21 am
~1nd1r4. amiin Allahumma amin..
~Amel. nuhun sis, emang inspired bgt buku itu. ini yg lg dibaca ada ‘8 Mata Air Kecemerlangan’ masih dr penulis yg sama, recomended jg buat dibaca
August 17th, 2009 at 4:47 pm
punten.. numpang lewat..
dah lama ga jalan2 ke sini..
semoga kita bisa mjd manusia muslim yg bisa memaksimalkan 8 mata air kecemerlangan itu..ya..
amin
2 buku itu menunggu utk diselesaikan nih..
oya kak, udah baca Rembulan Tenggelam di Wajahmu, Tere Liye blm? novel ke-4 setelah Hafalan Sholat Delisa..
Recomended jg buat dibaca
August 20th, 2009 at 12:13 am
~mifta. mangga mangga..
amiin.. memang bagus buku itu (meski blm beres bacanya)
Tere Liye? wah, belum euy.. udah lama ga baca novel. anw, nuhun infona ya, nanti deh kalo udah ada mood baca novel kayaknya boleh juga, hehe
September 3rd, 2009 at 4:05 pm
Alhamdulillah…tak rugi punya buku ini…atau setidaknya membaca…He..he.!